Analisis risiko keselamatan penumpang akibat alur dua arah pada satu peron menggunakan metode HIRARC di stasiun Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.54199/j3mzcc66Keywords:
Analisis risiko, HIRARC, Keselamatan penumpang, Peron, Stasiun TangerangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan pengendalian risiko keselamatan penumpang akibat penerapan alur dua arah pada satu peron di Stasiun Tangerang. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya kepadatan penumpang pada area peron, terutama saat jam sibuk, yang menyebabkan desak-desakan, arus penumpang berlawanan, serta risiko penumpang terjatuh. Berdasarkan survey pendahuluan terhadap 30 responden,indicator kondisi peron pada saat jam sibuk memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,37 yang menunjukan bahwa kepadatan menjadi faktor yang paling mempengaruhi keselamatan penumpang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, penyebaran kuesioner kepada 100 responden pengguna KRL, wawancara dengan petugas keamanan dalam (PKD), serta dokumentasi kondisi peron. Tahapan penelitian meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko berdasarkan nilai likelihood dan consequence menggunakan matriks risiko AS/NZS 4360:2004, serta penentuan pengendalian risiko. Hasil penelitian menunjukan terdapat 7 potensi bahyaa pada area peron Stasiun Tangerang. Berdasarkan hasil penilaian risiko menggunakan metode HIRARC diperoleh 1 risiko kategori high dan 6 risiko kategori moderate. Risiko tertinggi terdapat pada aktivitas naik dan turun kereta dengan nilai risiko 12 (high) yang disebabkan oleh kondisi desak-desakan penumpag terjatuh, terpelosok pada celah peron, serta mengalami cedera. Pengendalian risiko yang diusulkan meliputi pengaturan arus penumpang, penambahan pengawasan petugas saat jam sibuk, pemberian marka arah, serta pengaturan jalur perpindahan penumpang pada area peron.
References
1] S. Terabe, T. Kato, and H. Yaginuma, “Risk Assessment Model for Railway Passengers on a Crowded Platform,” Transp. Res. Rec., vol. 2673, no. 4, pp. 495–507, 2019.
[2] A. Schneider, E. Krueger, B. Vollenwyder, J. Thurau, and A. Elfering, “Understanding the relations between crowd density, safety perception and risk-taking behavior on train station platforms: A case study from Switzerland,” Transp. Res. Interdiscip. Perspect., vol. 10, p. 100390, 2021.
[3] T. Yamada and M. Utaka, “Evaluating ticket gate directional restrictions using simulations of pedestrian flow considering stationary people in a railroad station concourse,” J. Asian Archit. Build. Eng., vol. 22, no. 4, pp. 2058–2073, 2023.
[4] A. Soerahman, Syamsudin, Rouf and A. Nurfaqih, “Applying the HIRADC Method to Occupational Safety Risk Assessment and Control in a Private Higher Education Institution,” vol. 8, no. 1, 2026.
[5] I. O. for Standardization, “ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management Systems—Requirements with Guidance for Use.” International Organization for Standardization, Geneva, 2018.
[6] S. Australia and S. N. Zealand, “AS/NZS 4360:2004 Risk Management.” Standards Australia/Standards New Zealand, Sydney and Wellington, 2004.
[7] S. N. Trisaid, “Analisis risiko kecelakaan kerja pada kegiatan rig service menggunakan metode HIRARC dengan pendekatan FTA,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 8, no. 1, pp. 25–33, 2020.
[1] S. Terabe, T. Kato, and H. Yaginuma, “Risk Assessment Model for Railway Passengers on a Crowded Platform,” Transp. Res. Rec., vol. 2673, no. 4, pp. 495–507, 2019.
[2] A. Schneider, E. Krueger, B. Vollenwyder, J. Thurau, and A. Elfering, “Understanding the relations between crowd density, safety perception and risk-taking behavior on train station platforms: A case study from Switzerland,” Transp. Res. Interdiscip. Perspect., vol. 10, p. 100390, 2021.
[3] T. Yamada and M. Utaka, “Evaluating ticket gate directional restrictions using simulations of pedestrian flow considering stationary people in a railroad station concourse,” J. Asian Archit. Build. Eng., vol. 22, no. 4, pp. 2058–2073, 2023.
[4] A. Soerahman, Syamsudin, Rouf and A. Nurfaqih, “Applying the HIRADC Method to Occupational Safety Risk Assessment and Control in a Private Higher Education Institution,” vol. 8, no. 1, 2026.
[5] I. O. for Standardization, “ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management Systems—Requirements with Guidance for Use.” International Organization for Standardization, Geneva, 2018.
[6] S. Australia and S. N. Zealand, “AS/NZS 4360:2004 Risk Management.” Standards Australia/Standards New Zealand, Sydney and Wellington, 2004.
[7] S. N. Trisaid, “Analisis risiko kecelakaan kerja pada kegiatan rig service menggunakan metode HIRARC dengan pendekatan FTA,” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 8, no. 1, pp. 25–33, 2020.
[8] R. A. Imran, “Identifikasi hazard pada proses produksi billet pada area tungku peleburan dengan metode HIRARC (studi kasus: PT. XYZ),” J. Ilm. Tek. Ind., vol. 8, no. 3, pp. 153–160, 2020.
[9] L. Setiawan, I. Muhammad, A. Rahmatullah, A. S. Rini, S. Hanan, and T. R. H. Pratama, “Penerapan K3 menggunakan HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control) pada perusahaan konstruksi di Cilegon,” Ind. J. Ilm. Tek. Ind., vol. 8, no. 2, pp. 268–278, 2024.
[10] H. Fadili, M. F. Perdana, Suryadi, and D. Suryapranatha, “Identifikasi potensi bahaya keselamatan dan kesehatan kerja dengan menggunakan metode HIRARC (studi kasus: PT. GGS),” J. Teknol. dan Manaj. Ind. Terap., vol. 4, no. 3, pp. 802–814, 2025.
[11] S. M. Putra, I. K. Wiryajati, and I. A. S. Adnyani, “Dealing with occupational health and safety practices using JSA with HIRARC method,” Int. J. Informatics Comput., vol. 7, no. 1, pp. 193–205, 2025.
[12] N. C. Iswanto, Soerahman, A. Naim, and R. Saputra, “The influence of occupational safety and health (K3) on employee work productivity with multiple linear regression methods at PT. UDM,” Int. J. Sci. Soc., vol. 5, no. 5, pp. 39–52, 2023.
[13] J. F. Yenni, E. Basri, and M. P. Montanasyah, “Analisis keselamatan dan pengaturan pola pergerakan penumpang di peron Stasiun Serpong,” Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD, Bekasi,2025.
[14] J. Liang, G. Lyu, C.-P. Teo, and Z. Gao, “Online passenger flow control in metro lines,” Oper. Res., vol. 71, no. 2, pp. 768–775, 2023.
[15] A. Padovano, F. Longo, L. Manca, and R. Grugni, “Improving safety management in railway stations through a simulation-based digital twin approach,” Comput. Ind. Eng., vol. 187, p. 109839, 2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















