Analisis keandalan pada mesin bubut C 6266 Y menggunakan metode mean time between failures (MTBF) di CV. XYZ
DOI:
https://doi.org/10.54199/qpsaq272Keywords:
Keandalan Mesin, Mesin Bubut C 6266 Y, Mean Time Between Failures (MTBF), Preventive Maintenance, DowntimeAbstract
Keandalan mesin merupakan faktor penting dalam menjaga kelancaran proses produksi pada industri manufaktur karena rendahnya keandalan dapat meningkatkan frekuensi kerusakan, downtime, serta biaya pemeliharaan. Mesin bubut C 6266 Y di CV. XYZ tercatat memiliki frekuensi kerusakan dan downtime tertinggi dibandingkan mesin bubut lain selama periode April–Juni 2025, sehingga diperlukan analisis keandalan sebagai dasar penyusunan strategi pemeliharaan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menghitung nilai Mean Time Between Failures (MTBF), menganalisis tingkat keandalan mesin, mengidentifikasi faktor penyebab, serta menyusun usulan peningkatan keandalan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara mengenai waktu operasi, downtime, dan frekuensi kerusakan mesin. Analisis dilakukan dengan menghitung rata-rata waktu operasi mesin di antara dua kegagalan berturut-turut, dilengkapi analisis fishbone diagram dan usulan perbaikan 5W+1H. Hasil penelitian menunjukkan nilai MTBF sebesar 49,54 jam dengan 25 kali kerusakan dan total downtime 25,41 jam selama periode penelitian, yang mengindikasikan keandalan mesin masih perlu ditingkatkan. Faktor manusia, mesin, dan metode teridentifikasi memengaruhi keandalan mesin. Perusahaan disarankan menerapkan pelatihan operator, checklist pemeriksaan harian, dan preventive maintenance terjadwal untuk mengurangi frekuensi kerusakan dan meningkatkan keandalan mesin.
References
[1] T. J. Wibowo, T. S. Hidayatullah, dan A. Nalhadi, "Analisa Perawatan pada Mesin Bubut dengan Pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM)," vol. 3, no. 2, hlm. 110–120, 2021.
[2] L. Noviansyah, E. Purnamawati, dan D. Ernawati, "Analisis Performance Mesin Residual Oil Main Burner pada Unit PLTU 3/4 dengan Metode Reliability Availability Maintainability (RAM) di PT XYZ," vol. 1, no. 2, hlm. 12–23, 2020.
[3] S. Mulyaningsih dan I. Mindhayani, "Perencanaan Perawatan Mesin Bubut di Lingkungan Laboratorium Geologi Teknik," vol. 4, no. 1, hlm. 29–36, 2022.
[4] I. I. Siagian, P. Johannes, dan A. Chiristine, "Analisis Perawatan Mesin Kritis Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance di Manufaktur Kelapa Sawit," vol. 7, no. 2, 2024.
[5] W. E. Putri dan S. Suryani, "Analisis Pemeliharaan Mesin Produksi dengan Metode Overall Equipment Effectiveness pada PT. Tunggal Perkasa Plantations," vol. 31, no. 1, 2020.
[6] M. H. Pratama dan F. Paundra, "Mean Time Between Failure (MTBF) di PT. XXX," vol. 4, no. 2, hlm. 52–57, 2024.
[7] S. Alfionita dan F. I. Alifin, "Preventive Maintenance Analysis Based on Mean Time Between Failure (MTBF) and Mean Time to Repair (MTTR)," 2023.
[8] P. Moemenishahraki, "Reliability and Maintenance Performance Analysis of a 1600-Ton Press Machine Using MTBF, MTTR, KPI, and Downtime Indicators," vol. 9, no. 2, hlm. 36–41, 2025.
[9] Y. H. Haerudin dan W. D. Wibowo, "Analisis Preventive Maintenance Mesin Compressor dengan Mean Time Between Failure dan Mean Time to Repair di PT Suzuki Indomobil Motor," Journal of Management and Industrial Engineering (JMIE), vol. 3, no. 2, 2024.
[10] R. Inda dan D. Suyatmo, "Analisis Preventive Maintenance Berdasarkan Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR) pada Alat Blow Molding di PT XYZ," vol. 2, no. 8, hlm. 3471–3478, 2023.
[11] I. Pamungkas, "Penggunaan Teknik Evaluasi Keandalan Mesin pada Berbagai Industri di Indonesia: Literature Review," vol. 1, hlm. 22–32, 2023.
[12] A. Z. Syahputri, F. Della Fallenia, dan R. Syafitri, "Kerangka Berfikir Penelitian Kuantitatif," 2023.
[13] E. Febianti, P. F. Ferdinant, N. Wahyuni, dan N. Riyani, "Usulan Penjadwalan Perawatan Mesin Menggunakan Metode Reliability Block Diagram," vol. 19, no. 1, hlm. 37–47, 2020.
[14] S. Nurjanah, "Analisis Efektivitas Pemeliharaan Mesin Menggunakan Pendekatan TPM dan OEE di Industri Manufaktur," vol. 4, no. 1, hlm. 474–481, 2025.
[15] A. K. M. Nor, S. R. Pedapati, dan M. Muhammad, "Reliability Engineering Applications in Electronic, Software, Nuclear and Aerospace Industries: A 20 Year Review (2000–2020)," Ain Shams Engineering Journal, vol. 12, no. 3, hlm. 3009–3019, 2021.
[16] I. W. Sukania dan C. Wijaya, "Analisis Sistem Perawatan Mesin Produksi Menggunakan Metode FMEA di PT. X," vol. 15, no. 2, 2022.
[17] E. H. Soerahman, M. R. Permana, S. Sulistyo, A. Rohimah, dan R. Saputra, "Penerapan Genba TPM Autonomous Maintenance untuk Perubahan," vol. 6, no. 2, hlm. 218–224, 2025.
[18] M. Suprapto, "Preventive Maintenance Strategies to Increase Industrial Machine Life," vol. 2, no. 2, hlm. 13–21, 2025.
[19] D. D. Risma, T. W. Kapoh, J. D. I. Manongko, H. J. R. Sumarauw, dan P. T. D. Rompas, Teknik Pemesinan Bubut. Tahta Media Grup, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















