Media pembelajaran animasi berbasis animaker pada mata pelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 2 Pekalongan

Authors

  • Ikhsan Ikhsan Sulistyo Pambudi Universitas Perwira Purbalingga
  • Siti Nasiroh Universitas Perwira Purbalingga
  • Ari Budi Riyanto Universitas Perwira Purbalingga

DOI:

https://doi.org/10.54199/pjse.v5i1.463

Keywords:

media pembelajaran, animasi

Abstract

Media pembelajaran adalah salah satu sarana yang digunakan untuk meningkatkan pembelajaran. Namun, sekarang ini dalam proses pembelajaran di sekolah masih menggunakan media buku panduan sebagai media pembelajaran. Terdapat tiga rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: (1) media pembelajaran animasi berbasis Animaker dikembangkan menggunakan aplikasi pembuat animasi yaitu Animaker; (2) ada beberapa kendala yang terdapat dalam pengembangan media pembelajaran animasi berbasis Animaker, salah satunya adalah proses pembuatannya yang banyak; (3) dalam mengembangkan media pembelajaran animasi berbasis Animaker peneliti menggunakan model ADDIE. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai kelayakan media pembelajaran animasi pada mata pelajaran IPS menggunakan aplikasi pembuat animasi yaitu Animaker. Penelitian ini menggunakan metode Reseacrh and Development (R&D). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi. Sangat Baik media oleh dosen Infomatika sebagai ahli materi memperoleh presentase dengan kategori “Sangat Baik”, hasil validasi media oleh dosen Infomatika sebagai ahli media memperoleh presentase 91,1% dengan kategori “Sangat Baik” dan hasil validasi oleh Dosen Infomatika memperoleh presentase dengan kategori “Sangat BaikAnimaker-based animation learning media can be used in social studies learning. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media pembelajaran animasi yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPS.

References

[1] Ahmadi, Farid dan Hamidulloh Ibda. (2018). Media Literasi Sekolah. Semarang Pilar Nusantara.

[2] Arikunto, Suharsimi. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Pt Rineka Cipta.Chaerudin, Ali. (2019). Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan SDM. Sukabumi:Jejak

[3] Guslinda dan Rita Kurnia. (2018). Media Pembelajaran Anak Usia Dini. Surabaya: Jakad Publishing Surabaya.

[4] Hanafi. (2017). Konsep Penelitian R&D Dalam Bidang Pendidikan, Issn 2407 053x Vol.4 No.2 Juli-Desember.

[5] Helianthusonfri, Jefferly. (2019). Belajar Membuat Whiteboard Animation Untuk Pemula. Jakarta : PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia.

[6] Hikma Zaira Tamar, Ridha. (2019). “pengembangan media pembelajaran interaktif materi keragaman budaya dan bangsa di wilayah Indonesia menggunakan macromedia flash kelas V SD/MI”. Bandar Lampung: Universitas Raden Intan Lampung.

[7] Ibrohim, Asori. (2018). Jejak Inovasi Pembelajaran IPS. Yogyakarta : leutikaprio. Jalinus, Nizwardi dan Ambiyar. (2016). Media & Sumber Pembelajaran. Jakarta :K E N C A N A.

[8] ]Made Tegeh, I & I Made Kirna. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Metode Penelitian Pendidikan Dengan Addie Model, Jurnal Ika, Vol 11, No. 1.

[9] Mardapi, Djamari. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes Dan Non-Tes.Yogyakarta : Mitra Cendikia.

[10] Nahrowi, Mahfud. (2019). ’’Pengembangan Model Penilaian Autentik Dalam Pembelajaran Tematik Berbasis Higher Order Thinking Skill (Hots)”. Salatiga: Pgmi Pascasarjana Iain Salatiga.

Published

2025-02-10

Issue

Section

Artikel