Pengaruh penggunaan debu terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand dengan bahan dasar pasir silika baru

Pengaruh penggunaan debu terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand dengan bahan dasar pasir silika baru

Authors

  • Hariningsih Hariningsih Politeknik Manufaktur Ceper
  • Tasha Rizka Politeknik Manufaktur Ceper

DOI:

https://doi.org/10.54199/pjse.v5i1.483

Keywords:

debu, dust collector, pasir cetak, greensand, sifat mekanik

Abstract

Debu yang berasal dari dust collector di area cetakan greensand dalam industri pengecoran logam memiliki kadar silika dan lempung yang tinggi. Kandungan ini berasal dari komposisi penyusun pasir cetakan greensand, yaitu bentonit dan pasir silika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan debu dust colector terhadap sifat mekanik pasir cetak greensand baru, yakni pasir cetak greensand yang menggunakan bahan dasar pasir silika baru, serta mendapatkan presentase penggunaan debu yang tepat untuk mencapai nilai green compressive strength (GCS) yang optimal. Variasi debu yang digunakan adalah 0%, 0,5%, 1% dan 1%. Pengujian pasir yang dilakukan meliputi pengujian compactibility, moisture, permeability, green compression strength (GCS), dry compression strength (DCS), wet tensile strength (WTS). Hasil pengujian menunjukan bahwa kekuatan tekan cetakan meningkat seiring dengan meningkatnya presentase penggunaan debu. Apabila kadar air bertambah, kekuatan tekan dan permeabilitasnya akan betambah atau naik sampai pada titik maksimal. Sedangkan jika kadar airnya bertambah terus maka kekuatan tekan dan permeabilitasnya akan menurun. Penggunaan debu yang optimal pada pasir cetak greensand baru yaitu dengan presentase debu 1%.

References

[1] W. T. Bhirawa, P. Studi, T. Industri, and U. Suryadarma, “Proses Pengecoran Logam Dengan Menggunakan Sand Casting,” J. Tek., vol. 4, no. 1, pp. 31–41, 2013.

[2] N. Andika, R. Pane, and A. Sudiyanto, “Proses Pengecoran Dan Manufaktur Logam,” J. Metall. Eng. Process. Technol., vol. 1, no. 2, pp. 123–130, 2021.

[3] A. Qohar, I. Ketut, G. Sugita, and P. Lokantara, “Pengaruh Permeabilitas dan Temperatur Tuang Terhadap Cacat dan Densitas Hasil Pengecoran Aluminium Silikon (Al-Si) Menggunakan Sand Casting,” J. Ilm. Tek. DESAIN Mek., vol. 6, no. 1, pp. 1–6, 2017.

[4] H. Hariningsih, D. A. Priandana, and M. Awaludin, “Pengaruh Penggunaan Strach Tapioka Sebagai Aditif Pada Pasir Cetak Greensand,” J. Foundry, vol. 6, no. 1, pp. 16–23, 2023.

[5] A. D. Shieddieque, I. Putra Nugraha, M. I. Z. Muttahar, and G. Heryana, “Pengaruh Variasi Campuran Bentonit Terhadap Karakteristik Pasir Cetak Untuk Proses Sand Casting,” Rekayasa, vol. 15, no. 3, pp. 316–325, 2022.

[6] I. M. Astika, D. P. Negara, and M. A. Susantika, “Pengaruh Jenis Pasir Cetak dengan Zat Pengikat Bentonit Terhadap Sifat Permeabilitas dan Kekuatan Tekan Basah Cetakan Pasir (Sand Casting),” J. Ilm. Tek. Mesin , vol. Vol.4, no. No.2, pp. 132–138, 2010.

[7] J. Sadarang, R. K. Nayak, and I. Panigrahi, “Effect of binder and moisture content on compactibility and shear strength of river bed green sand mould,” in Materials Today : Proceedings, Elsevier Ltd, 2020.

[8] Hariningsih, N. Lia, and Y. Umardani, “Optimalisasi komposisi pasir cetak green sand sebagai upaya menghilangkan cacat blow holes,” J. Foundry, vol. 5, no. 2, pp. 23–29, 2022.

[9] M. S. Kusumastuti, A. Suwarni, and Haryono, “Analisis Terjadinya Pneumokoniosis Pada Tenaga Kerja Industri Pengecoran Logam Di Koperasi Batur Jaya, Ceper, Klaten,” J. Kesehat. Lingkung., vol. 4, no. 3, pp. 101–108, 2013.

[10] F. Bahrudin, B. Harjanto, and H. Saputro, “Pengaruh Variasi Penambahan Fly Ash & Bentonit Terhadap Sifat Pasir Cetak Dan Cacat Gasholes Pada Hasil Pengecoran Logam Aluminium,” NOZEL J. Pendidik. Tek. Mesin, vol. 1, no. 1, pp. 56–64, 2019.

[11] P. Srinivasarao and A. K. Birru, “Effect of Mechanical Properties with Addition of Molasses and FlyAsh in Green SandMoulding,” Mater. Today Proc., vol. 4, no. 2, pp. 1186–1192, 2017.

[12] L. Lutiyatmi, R. Sidiq, H. Hariningsih, and A. Nurdin, “Analisa Pengaruh Penambahan Seacoal Terhadap Karakteristik Pasir Cetak Greensand,” Perwira J. Sci. Eng., vol. 4, no. 1, pp. 1–4, 2024.

[13] H. T. Novinda, M. Putut, and P. Poppy, “Analisis Variasi Komposisi Fly Ash Dan Bentonit Pada Pengikat Cetakan Pasir Terhadap Permeabilitas, Kekuatan Tekan, Dan Fluiditas Green Sand Mold,” J. Tek. Mesin, vol. 24, no. 1, pp. 1–11, 2016.

[14] T. C. Eisele, S. K. Kawatra, and A. Nofal, “Tensile properties of class C fly-ash as a foundry core binder,” Miner. Process. Extr. Metall. Rev., vol. 25, no. 4, pp. 279–286, 2004.

[15] T. Rizka, M. Awaludin, and H. Hariningsih, “Karakterisasi Limbah Debu Dari Dust Collector,” Foundry, vol. 7, no. 2, pp. 77–82, 2024.

[16] S. Sutiyoko and F. Madani, “Perubahan karakteristik cetakan green sand dan cacat inklusi pasir akibat perubahan kadar bentonit,” J. Engine Energi, Manufaktur, dan Mater., vol. 6, no. 2, p. 50, 2022.

Published

2025-02-10

Issue

Section

Artikel