Pengaruh proses quenching dengan variasi media pendingin terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja AISI 1045

Authors

  • Nota Ali Sukarno Nota Universitas Perwira Purbalingga
  • Abdul Azis Universitas Perwira Purbalingga
  • Siska Irma Budianti Universitas Perwira Purbalingga
  • Carolus Borromeus Krishna Sampurno Universitas Perwira Purbalingga

DOI:

https://doi.org/10.54199/pjse.v5i1.493

Keywords:

quenching, AISI 1045, sifat mekanik, struktur mikro

Abstract

Baja sangat memiliki peranan yang penting dalam dunia industri, sifat mekanik yang dimiliki material ini cukup mampu untuk berbagai penggunaan lapangan dalam berbagai aplikasi. Baja AISI 1045 dilakukan perlakuan panas dengan variasi media pendingin air mineral dan oli SAE 20W-50, waktu penahanan 45 menit. Bagaimana pengaruh perlakuan panas terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pada baja AISI 1045 yang di quenching pada media air dan oli. Hasil dari nilai kekerasan rata-rata pada media air adalah 89,35 HRC dan 49,90 HRC pada media oli, dari sebelum perlakuan panas yaitu 12,32 HRC. Struktur mikro didapatkan fasa martensit lebih mendominasi dari pada fasa perlit dan ferit. Hal ini dikarenakan perlakuan panas yang merubah fasa ferit dan perlit menjadi martensit. Pada pendingin air kekerasannya lebih keras dibandingkan pendingin oli, dikarenakan nilai densitas yang semakin tinggi akan mempengaruhi laju pendinginan yang cepat dan berpengaruh pada nilai kekerasan yang baik, sedangkan nilai dari viskositas yang tinggi menjadikan laju pendinginan menjadi lambat sehingga berpengaruh juga pada nilai kekerasan dari baja AISI 1045 tersebut.

References

[1] R. S. S. Junaida, “Karakteristik Peningkatan Kemampuan Lelah Aisi 1045 Terhadap Proses Hardening,” vol. 2, no. 3, pp. 1–23, 2016.

[2] A. Prayogi, “Analisa pengaruh variasi media pendingin pada perlakuan panas terhadap kekerasan dan struktur mikro baja karbon rendah ( Effect of cooling media variations on heat treatment on hardness and micro carbon structure of low carbon steel ),” pp. 83–90, 2019.

[3] G. D. Haryadi, A. F. Utomo, and I. M. W. Ekaputra, “Pengaruh Variasi Temperatur Quenching Dan Media Pendingin Terhadap Tingkat Kekerasan Baja AISI 1045,” J. Rekayasa Mesin, vol. 16, no. 2, p. 255, 2021, doi: 10.32497/jrm.v16i2.2633.

[4] S. Dendy Setiawan, Untung Budiarto, “Analisis Kekuatan Tarik, Kekuatan Puntir, Kekerasan Dan Sturktur Mikro Baja AISI 1045 Setelah Dilakukan Proses Quenching Sebagai Alternatif Gearbox Kapal Perikanan,” Tek. Perkapalan, vol. 8, no. 3, pp. 368–374, 2020.

[5] Y. Winardi, F. Fadelan, M. Munaji, and W. N. Krisdiantoro, “Pengaruh Elektroda Pengelasan Pada Baja AISI 1045 Dan SS 202 Terhadap Struktur Mikro Dan Kekuatan Tarik,” J. Pendidik. Tek. Mesin Undiksha, vol. 8, no. 2, p. 86, 2020, doi: 10.23887/jptm.v8i2.27772.

[6] A. K. S. Anton Tri Wibowo, “Pengaruh Proses Quenching Dengan Media Pendingin Air Dan Oli Terhadap Kekerasan Baja Dan Struktur Mikro Baja S45c,” vol. 2, no. 2, pp. 137–148, 2020.

[7] G. A. Mukhrim, H. Nurdin, Z. Abadi, and E. Indrawan, “Pengaruh Proses Quenching Terhadap Kekuatan Tarik Baja Karbon Sedang AISI 1045 The Effect Of The Quenching Process On Tensible Strength Of Medium Carbon Steel AISI 1045,” vol. 4, no. 4, pp. 56–62, 2022.

[8] A. W. B. S. Shandy Perdana, Untung Budiarto, “Pengaruh Variasi Waktu Penahanan (Holding Time) pada Perlakuan Panas Normalizing Setelah Pengelasan Submerged Arc Welding (SAW) pada Baja SS400 terhadap Kekuatan Tarik, Tekuk dan Mikrografi Shandy,” vol. 8, no. 1, pp. 21–30, 2020.

[9] D. Setiadi and A. K. Samlawi, “Pengaruh Quenching Dengan Media Pendingin Air Dan Oli Terhadap Mechanical Propertis Baja S45C,” Jtam Rotary, vol. 1, no. 2, p. 183, 2019, doi: 10.20527/jtam_rotary.v1i2.1751.

[10] Djuanda, Nurlela, A. Adam, and M. Syahril, “Analisis Pengaruh Media Pendingin terhadap Struktur Mikro Sambungan Pengelasan Baja AISI 1045 pada Proses Las MIG,” Teknologi, vol. 22, no. 1, pp. 43–54, 2021.

[11] R. Dinata and F. Habib, “Pengaruh Perlakuan Panas Baja AISI 1045 Terhadap Kekuatan Tarik,” vol. 02, no. 01, pp. 41–49, 2022.

[12] R. Rifnaldi, “Pengaruh Perlakuan Panas Hardening Dan Tempering Terhadap Kekerasan ( Hardness ) Baja Aisi 1045,” pp. 950–959, 2019.

[13] D. R. Triadi, “Analisa Pengaruh Media Pendingin Pada Perlakuan Panas Terhadap Kekerasan Baja AISI 1045,” Piston, vol. VOL 6, no. 2, p. NO.2, 2022.

[14] R. D. S. M. F. G. Fenoria Putri, Sairul Effendi, “Pengaruh Quenching Media Pendingin Minyak Goreng Bekas Terhadap Kekerasan Baja S45C yang telah di Pack Carburizing,” vol. 13, no. 2, 2021.

[15] R. S. Dwi Herizen, “Pengaruh Variasi Holding Time dan Media Pendingin Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja SUS 630 Metode Hardening,” vol. 2, no. 2, pp. 149–160, 2020.

[16] M. F. Kumayasari and A. I. Sultoni, “Studi Uji kekerasan Rockwell Superficial vs Micro Vickers,” J. Teknol. Proses dan Inov. Ind., vol. 2, no. 2, 2017, doi: 10.36048/jtpii.v2i2.789.

[17] M. Andreansyah, R. D. Anjani, and V. Naubnome, “Pengaruh Proses Heat Treatment (Quenching dan Tempering) Terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro Baja Karbon Menengah,” J. Serambi Eng., vol. 9, no. 1, pp. 7864–7872, 2023, doi: 10.32672/jse.v9i1.791.

[18] Z. Farhan, Bukhari, Hamdani, Ilyas Yusuf, “Pengaruh Temperatur Pemanasan (Austenisasi) Perlakuan Panas Quenching Terhadap Kekerasan Dan Struktur Mikro Baja ST 60,” vol. 5, no. 1, pp. 1–7, 2021.

Published

2025-02-10

Issue

Section

Artikel