Keanekaragaman arthropoda dan perannya pada agroekosistem padi sawah tadah hujan

Keanekaragaman arthropoda dan perannya pada agroekosistem padi sawah tadah hujan

Authors

  • Dina Khairunnisa Universitas Satu Nusa Lampung
  • Didin Dianarafah Universitas Satu Nusa Lampung
  • Annisa' Indah Setyawati Universitas Satu Nusa Lampung

DOI:

https://doi.org/10.54199/c6g68g11

Keywords:

arthropoda, keanekaragaman, agroekosistem, padi, sawah tadah hujan

Abstract

Agroekosistem sawah tadah hujan memberikan pengaruh terhadap keanekaragaman dan dinamika populasi  arthropoda. Metode dengan memasang perangkap (sweep net dan yellow trap) yang dilakukan pada fase vegetatif, reproduktif, dan pematangan tanaman padi dengan interval satu minggu sekali pada 3 petak yang berbeda yang dilakukan pada . 25 Januari 2025 – 19 April 2025 di Kelurahan Palapa, Kota Bandar Lampung. Keanekaragaman arthropoda pada agroekosistem padi sawah tadah hujan dengan perangkap sweep net dalam kategori tinggi–sedang dengan nilai tertinggi pada fase reproduktif yaitu 3,153 (H’>3) serta nilai rata-rata keanekaragaman ketiga fase yaitu 2,509 (1,0 < H’ 3,0) dan yellow trap dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata keanekaragaman ketiga fase yaitu 2,253 (1,0 ≤ H’ ≤ 3,0). Tidak ditemukan dominasi pada spesies terperangkap sweep net dan yellow trap tetapi terdapat jenis spesies yang mendominasi pada fase pematangan terperangkap sweep net yaitu walang sangit (Leptocoria oratorius) yang merupakan hama. Peran arthropoda yang ditemukan adalah hama, predator, parasitoid, polinator, dan pengurai.

References

[1] Djohar, Maknun, Ekologi: Populasi, Komunitas,

Ekosistem, Mewujudkan Kampus Hijau, Asri,

Islami dan Ilmiah, Nurjati Press, Cirebon, 2017.

[2] Leksono, A. S., Ekologi Artropoda, UB Press,

Malang, 2017, 136 hlm.

[3] Mahmud, T., Identifikasi Serangga Di Sekitar

Tumbuhan Kangkungan (Ipomeas crassicaulis

RooB), Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Sains

dan Teknologi UIN Malang., Malang, 2006.

[4] Jafar, J., Ismirawati, N., dan Abdullah, M.S.,

“Keanekaragaman serangga hama tanaman padi

(Oryza sativa),” Teknosains: Media Informasi

dan Teknologi, vol. 18, no. 1, hlm. 74-81, 2024.

[5] Borror, D.J., Triplehorn, C.A., dan Johnson, N.F.,

Pengenalan Pelajaran Serangga. Ed. Ke-6 dalam

Soetiono P, penerjemah, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 1996.

[6] Kartohardjono, A., Kertoseputro, D., dan Suryana, T., Hama padi potensial dan pengendaliannya. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2009, hlm. 36.

[7] Ricco F., Kustiati K., dan Riyandi R.,

“Keanekaragaman serangga di Kawasan Iuphhk

Hti Pt. Muara Sungai Landak Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat,” Jurnal Protobiont, vol. 8, no. 3, hlm 122–128, 2019.

[8] Fachrul, M. F., Metode Sampling Bioekologi., Bumi

Aksara, Jakarta, 2007.

[9] Sirait M, Rahmatia F, dan Pattulloh, “Komparasi

indeks keanekaragaman dan indeks dominansi

fitoplankton di Sungai Ciliwung,” Jurnal

Kelautan Jakarta, vol.11, no. 1, hlm 75–79,

2018.

[10] Ambeng, Ariyanti, F., Amati, N., Lestari, D. W.,

Putra, A. W., dan Abas, A. E., “Struktur

Komunitas gastropoda pada ekosistem

mangrove di Pulau Pannikiang,” Jurnal

Biologi Makassar, vol. 8, no. 1, hlm. 7-15,

2023.

[11] Odum, E.P, Dasar-dasar Ekologi. Edisi ke-3,

Gadjah Mada University Press, Yogyakarta,

1993.

[12] Hadi, M. dan Aminah, “Keragaman serangga dan

perannya di ekosistem sawah,” Jurnal Sains dan

Matematika, vol. 20, no. 3, hlm. 54-57, 2012.

[13] Siregar, A.S., Bakti, D., dan Zahara, F.,

“Keanekaragaman jenis serangga di berbagai tipe

lahan sawah,” Jurnal Online Agroekoteknologi,

vol. 2, no. 2337, hlm. 1640–1647, 2014.

[14] Hidayat, A.R., Ramadhan,R.A.M., dan Nasrudin,

N., “Keanekaragaman dan dominasi serangga di

persawahan Di Kecamatan Mangkubumi,

Indihiang, dan Cibereum Kota Tasikmalaya,”

AGROSCRIPT Journal of Applied Agricultural

Sciences, vol. 4, no. 2, hlm 48-56, 2022.

[15] Falahudin, I., Pane, E. R., dan Mawar, E.,

“Identifikasi serangga Ordo Coleoptera pada

tanaman mentimun (Cucumis sativus L) Di Desa

Tirta Mulya Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten

Banyuasin II,” Jurnal Biota, vol. 1, no. 1, hlm. 9

15, 2015.

[16] Handayani, A., dan Rahayuningsih, M., “Keanekaragaman jenis kupu-kupu (Papilionoidea) di Taman Kota Semarang Jawa Tengah,” Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, vol. 8, hlm. 43–52, 2022.

Published

2026-02-10

Issue

Section

Artikel