Perbaikan dan Modifikasi Alat Peraga Sistem AC Mobil dengan Penambahan Pengukur Tekanan dan Suhu Pada 4 Titik
DOI:
https://doi.org/10.54199/4kskn595Keywords:
Car AC System, Demonstration Tool, Refrigeration, Pressure Gauge, Temperature SensorAbstract
Kerusakan dan kekurangan komponen pada alat peraga sistem AC mobil di Politeknik Negeri Malang PSDKU Lumajang menyebabkan alat tidak dapat digunakan secara optimal sebagai media pembelajaran praktikum. Permasalahan yang ditemukan meliputi tidak adanya motor penggerak, kerusakan evaporator dan receiver dryer, kebocoran pipa refrigeran, serta belum tersedianya alat ukur tekanan dan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan memodifikasi alat peraga sistem AC mobil agar dapat digunakan kembali serta mampu menampilkan data tekanan dan suhu refrigeran secara realtime. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan motor penggerak yang dilengkapi inverter, mengganti evaporator, mengganti receiver dryer, memperbaiki kebocoran pipa refrigeran. Modifikasi dilakukan dengan memasang empat pressure gauge dan empat sensor thermocouple yang terhubung dengan Arduino Nano, modul MAX6675, dan LCD I2C 20×4. Pengujian dilakukan pada empat titik pengamatan, yaitu keluaran evaporator (P1,T1); keluaran kompresor (P2,T2); keluaran kondensor (P3,T3); dan masuk evaporator (P4,T4). Hasil pengujian menunjukkan tekanan masing-masing 1,8 bar (P1); 10,5 bar (P2); 10,5 bar (P3); dan 1,8 bar (P4) dengan suhu sebesar 26,5°C (T1); 87,25°C (T2); 31°C (T3), dan 8°C (T4). Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga telah berfungsi dengan baik dan mampu mengukur tekanan dan suhu sistem refrigerasi secara realtime, namun motor belum mampu menggerakkan kompresor secara optimal pada massa refrigeran penuh.
References
[1] S. Hermawan and R. Novianto, “TROUBLE SHOOTING SISTEM AIR CONDITIONER (AC) PADA TRAINER AC MOBIL,” Oct. 2017. Accessed: May 27, 2026.
[2] A. Fakhrudin, S. Supriyadi, and A. Burhanudin, “SISTEM KERJA MESIN PENDINGIN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKTIKUM TEKNIK REFRIGERASI,” Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, vol. 21, no. 1, pp. 28–33, 2021.
[3] R. Syahyuniar et al., “Perancangan Sistem Kerja Simulator Ac (Air Conditioner) Mobil | 20 Jurnal Elemen,” vol. 5, no. 1, 2018.
[4] Srihanto, Parman Sinaga, Sigit Yulianto, and Ricky Perdana Handono, “Kajian sistem pendingin udara ditinjau dari kerusakan evaporator pada kendaraan ringan merk ‘x,’’ JTTM : Jurnal Terapan Teknik Mesin, vol. 4, no. 1, pp. 64–74, Apr. 2023.
[5] R. F. Lisan, Rifdarmon, H. Maksum, and D. S. Putra, “Efektivitas Metode Analisis Konkret Temperatur dan Tekanan pada Kebocoran Sistem Pendingin Mobil,” JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, vol. 1, no. 3, pp. 309–318, Aug. 2023.
[6] S. Agus Suprihadi, Penggunaan Air Cycle Sebagai Sistem AC Mobil Toyota Kijang Inova. Nozzle: Jurnal Mechanical Engeneering, 2018.
[7] W. Wardika, A. Setiawan, D. Suwandi, and C. Casinih, “PENGARUH VARIASI TEKANAN SUCTION TERHADAP KINERJA AC MOBIL,” AUSTENIT, vol. 14, no. 2, pp. 80–85, Oct. 2022.
[8] A. N. M. M. P. Muslih Nasution, “ANALISA KINERJA AIR CONDITIONER (AC) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DAN KECEPATAN PUTARAN KOMPRESSOR PADA MOBIL XENIA TYPE R,” pp. 59–63, May 2020.
[9] W. S. Dianasanti Salati, “PENGARUH PERILAKU PEMAKAIAN AIR CONDITIONER (AC) MOBIL TERHADAP PENGGANTIAN KOMPONEN AC,” Aug. 2018
[10] G. Solka, N. Hidayat, A. Andrizal, and R. Lapisa, “Analisis Coeffisient of Performance (COP) Trainer Sistem Pengkondisian Udara pada Putaran 2970 rpm,” JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, vol. 1, no. 1, pp. 51–66, Feb. 2023.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

















