SIBERKREASI: PENGUATAN KARAKTER DAN LITERASI DIGITAL REMAJA MELALUI EDUKASI MEDIA SOSIAL YANG AMAN DAN KREATIF

Authors

  • Siffa Annisa Fitri Ramadhani Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tangerang Raya
  • Eksal Agibran Saputra Saputra Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Tangerang Raya
  • Akbar Fazrillah Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tangerang Raya
  • Wulandari Wulandari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tangerang Raya
  • Rianto Saputra Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tangerang Raya
  • Abdul Rohiim Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tangerang Raya
  • Siti Wahida Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tangerang Raya
  • Vania Larissa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tangerang Raya
  • Muhammad Shofi Alfiyani Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tangerang Raya
  • Siti Nurfadilah Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tangerang Raya

DOI:

https://doi.org/10.54199/ch2zez12

Keywords:

character strengthening; digital literacy; social media; social media ethics

Abstract

The development of digital technology has greatly influenced teenagers, especially students who actively use social media. However, low digital literacy makes them vulnerable to hoaxes, cyberbullying, misuse of personal data, and negative online content. This community service program aimed to improve students’ digital literacy, social media ethics, and character through safe and creative social media education. The activity was conducted at SMK Insan Madani, Tangerang, Banten, on November 17, 2025, involving 30 students aged 16–18 years. The program used an educative and participatory approach through lectures, discussions, demonstrations, and mentoring in creating positive digital content. The results showed that participants improved their understanding of digital safety, social media ethics, and digital footprints. Students also created educational content such as posters, short videos, and infographics. In addition, the activity helped develop students’ responsibility, creativity, and ethical awareness in using social media. Therefore, the program was effective in strengthening digital literacy and positive character among teenagers and should be continued in the future.

References

[1]. Y. R. Fitriyani and R. Iskandar, “Remaja, media sosial, dan literasi digital: Antara ekspresi diri dan tanggung jawab digital,” MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, vol. 2, no. 5, pp. 595–601, 2025.

[2]. N. Meilinda, F. Malinda, and S. Aisyah, “Literasi digital pada remaja digital (sosialisasi pemanfaatan media sosial bagi pelajar sekolah menengah atas),” Jurnal Abdimas Mandiri, vol. 4, no. 1, pp. 62–69, 2020.

[3]. M. Wirayuda and N. Saputri, “Edukasi editing konten digital untuk meningkatkan kreativitas di era media sosial pada kalangan remaja di Desa Sumber Mekar Mukti,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 3, no. 4, pp. 1511–1521, 2025.

[4]. F. Ayuningtyas, M. Sakti, and N. Nidatya, “Peningkatan kesadaran literasi digital bagi remaja melalui program edukasi interaktif,” Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti, vol. 6, no. 1, pp. 201–212, 2025.

[5]. N. Oktaviani et al., “Penyuluhan literasi digital: Bijak dalam menggunakan media sosial di usia remaja,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, vol. 1, no. 6, pp. 223–228, 2025.

[6]. I. Apriani et al., “Pelatihan keterampilan digital literacy dan content creator untuk meningkatkan pemahaman literasi pemuda di Desa Sukajadi Kabupaten Ciamis,” DEDIKASI: Community Service Reports, vol. 7, no. 1, pp. 23–35, 2025.

[7]. E. Prayitno, N. Karomah, and Badriyah, “Media sosial broadcast sebagai multimedia terintegrasi industri kreatif bagi digital native Generasi Z,” Jurnal Lentera Bisnis, vol. 10, no. 1, pp. 25–35, 2021.

[8]. N. K. P. N. Sudewi et al., “Peningkatan literasi digital dan bahasa Inggris melalui pembuatan konten kreatif,” Jurnal Pengabdian Sosial, vol. 2, no. 7, pp. 3746–3750, 2025.

[9]. F. Ayuningtyas, I. P. Cahyani, and R. H. Purabay, “Edukasi penggunaan media sosial TikTok sebagai media pembelajaran di SDIT Attasyakur,” CENDEKIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 25–31, 2022.

[10]. Fajrillah et al., “Membangun generasi muda cakap teknologi, kreatif, dan mandiri di era digital,” Community Development Journal, vol. 6, no. 3, pp. 4252–4256, 2025.

[11]. R. Lestari and A. Wijayanti, “Pelatihan konten kreatif digital untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing remaja di era ekonomi digital,” Jurnal Pengabdian Kreatif, vol. 2, no. 1, pp. 33–41, 2022.

[12]. D. P. Sari and C. Nugroho, “Empati digital dan etika komunikasi remaja di media sosial,” Jurnal Ilmu Komunikasi, vol. 19, no. 1, pp. 45–57, 2021.

[13]. H. Susanto and D. Amelia, “Pendampingan penggunaan media sosial sehat berbasis nilai-nilai karakter,” Jurnal Pengabdian Berkarakter, vol. 3, no. 2, pp. 88–96, 2021.

[14]. T. Handayani and M. Yusuf, “Penguatan karakter dan kreativitas digital peserta didik melalui produksi konten edukatif,” Jurnal Dedikasi Pendidikan, vol. 7, no. 1, pp. 55–63, 2023.

[15]. R. Saragih, A. K. Amini, and Jannah, “Literasi digital berbasis sekolah dalam membentuk perilaku bermedia sosial yang sehat,” Content: Journal of Communication Studies, vol. 2, no. 1, pp. 1–10, 2024.

[16]. F. Fahmawati and R. Putra, “Sosialisasi etika bermedia sosial dalam mencegah penyalahgunaan internet pada remaja,” Jurnal Abdimas Teknologi Pendidikan, vol. 2, no. 1, pp. 45–53, 2022.

[17]. T. Setiawati, N. Rahman, and V. D. Agustini, “Pelatihan literasi media digital dan keamanan data untuk pelajar SMA Islam Al Fajar,” Journal of Servite, vol. 3, no. 2, pp. 68–7, 2021.

Downloads

Published

2026-08-10

Issue

Section

Artikel